Ticker

6/recent/ticker-posts

BPS Provinsi Kalteng Sampaikan Naiknya Tingkat Inflasi Pada Bulan April 2024


Ekspostborneonews com // Palangka Raya - Berdasarkan dari hasil pemantauan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah terdapat 4 Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Kotawaringin Timur (Sampit), Kabupaten Kapuas, Kabupaten Sukamara dan Kota Palangka Raya pada April 2024 yang mana secara umum menunjukkan adanya peningkatan, Kamis (02/04/2024). 

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BPS Provinsi Kalteng, Eko Marsoro menyampaikan bahwa selama April 2024 terjadi inflasi y-on-y sebesar 2,99 persen, terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,63 pada April 2023 menjadi 106,73 pada April 2024. Tingkat inflasi m-to-m dan tingkat inflasi y-to-d masing-masing sebesar 0,73 persen dan 1,12 persen.


"Tingkat inflasi month to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) 
Provinsi Kalimantan Tengah bulan April 2024 masing-masing sebesar 0,73 persen 
dan 1,12 persen. Kemudian inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran tersebut,"ucap Eko Marsoro. 

Indeks kelompok Pengeluaran yang dimaksud oleh kata Eko yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 5,92 persen kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,28 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,75 persen. 


Kemudian disusul oleh kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,75 persen; kelompok kesehatan 1,08 persen; kelompok transportasi 1,86 persen kelompok 
transportasi 1,86 persen. 

Lebih lanjut dari kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 2,44 persen; kelompok pendidikan 2,40 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran 2,15 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,96 
persen. 

Sementara itu dari kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks lanjut Eko menjelaskan yaitu kelompok pakaian dan alas kaki turun sebesar 0,02 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,03 persen.

Komoditas yang dominan memberikan adil atau sumbangan inflasi y-on-y pada April 2024, antara lain: daging ayam ras, beras, tomat, gula pasir, sigaret kretek mesin (SKM), ikan nila, 
ikan gabus, angkutan udara, 

Disusul oleh emas perhiasan, bawang merah, udang basah, bawang putih, telur ayam ras, sigaret kretek tangan (SKT), cabai rawit, ikan patin, biskuit, makanan ringan/ snack, nasi dengan lauk, dan sewa rumah. 

Sedangkan komoditas yang memberikan adil atau sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: ikan papuyu, minyak goreng, daun singkong. ikan 
layang/ikan benggol, sabun mandi cair, bensin, masker, baju muslim wanita.

ikan peda, semen, bahan bakar rumah tangga, ikan kapar, sepatu anak, tahu mentah, sabun cair/cuci piring, tissu, daging sapi, daging babi, besi beton, dan ikan sepat siam. 

Sementara itu dari komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m pada April 2024, antara lain: daging ayam ras, angkutan udara, tomat, bawang merah, emas perhiasan, beras, sigaret kretek mesin (SKM), bawang putih, ikan nila, ikan peda, minyak goreng, gula pasir, ayam hidup, tarif kendaraan travel, ikan baung, ikan patin, bahan bakar rumah tangga, semangka, bayam, dan rampela hati ayam.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/ 
sumbangan deflasi m-to-m,antara lain: telur ayam ras, cabai rawit, cabai merah, ikan gabus, 
ketimun, ikan kapar, dan ikan asin sepat.
telur ayam ras, cabai rawit, cabai merah, ikan gabus, ketimun, ikan kapar, dan ikan asin sepat.

Pada Bulan April 2024, kelompok pengeluaran yang memberikan sumbangan inflasi kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 5,92 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,28 persen. 

Dan untuk selanjutnya kelompok perlengkapan, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,75 persen; 
kelompok kesehatan 1,08 persen.

(Satriawati)

Posting Komentar

0 Komentar