Ticker

6/recent/ticker-posts

Perusda Banama Tingang Makmur Kalteng, Resmi Jadi Pemandu Kapal

ekspostborneonews. Online /// Tindak lanjut dari pertemuan Perusda  BanamaTingang Makmur Provinsi Kalteng yang bermitra dengan angkutan dan tarikan kapal kapal sebagai pemandu pengaman keselamatan jembatan dan kapal, hal ini menarik perhatian pemerintah dan swasta swasta pengguna jasa untuk bergabung. 

Perhatian Pemkab Barito Selatan ikut andil dengan  meresmikan pengamanan jembatan bentang panjang Kalahien menggunakan kapal pandu, 3/1/21 kemaren yang dipublikasikan 4/1/2021.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barsel, Yoga P Utomo mengatakan, berdasarkan perda nomor 8/2015 Provinsi Kalteng yang mengatur jembatan bentang panjang dan sejalan dengan UU pelayaran.

Barsel, merupakan sungai barito yang panjang aktivitas pelayaran sangat padat. Namun dalam hal pengaturan pelayaran di perairan pedalaman banyak melintasi sungai barito.

“Faktor keselamatan dan asset disepanjang sungai barito harus kita jaga dan pelihara bersama,” kata Yoga P Utomo.

Ia menyampaikan, selaku Pemkab. Barsel  pihaknya menyambut baik kegiatan pengamanan jembatan bentang panjang kalahien menggunakan kapal pandu.
Karena, sambung dia, selain dapat mengamankan asset juga meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat sekitar jembatan kalahien.

“Paling penting bagaimana kita menjaga, mengatur dan merawat asset Jembatan Kalahien karena juga sebagai urat nadi karena beberapa Kabupaten melintasi jembatan ini menuju Kalteng,” ucap dia.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan ekonomi disekitar jembatan serta menambah pekerjaan bagi masyarakat.
Begitu juga bagi pengguna jasa agar berkolaborasi menjaga dan merawat asset pemerintah ini.

Sementara Plt direktur Perusda Air Minum Tingan Makmur Kalteng, M. Hasanuddin Noor, Se.,SH.,M Si., mengatakan bahwa proses pengamanan jembatan bentang panjang ini pihaknya telah berkordinasi dengan pihak terkait.

“Karena Perusda Banama Tingang mendapatkan amanah dari Gubernur Kalteng untuk melaksanakan pengamanan perda Kalteng nomor 8/2015 tentang jembatan bentang panjang diwilayah Kalteng khsusunya di Buntok,” ucap dia.


Sesuai amanah Perda tersebut, maka pihaknya mengadakan kesepakatan yang perlu disosialisasikan bukan assits boat namun kapal pandu dalam pengamanan jembatan kalahien Buntok.

Kegiatan ini akan berkontribusi untuk pendapatan daerah baik Provinsi dan Kabupaten Barito Selatan serta pendapatan Desa Kalahien,” jelas dia.
Karena kegiatan ini melibatkan seluruh masyarakat serta bekerjasama dengan Perusda Danum Belum dan PT Barito Raja Berkah.

Sementara Direktur PT. Barito Raja Berkah, Jhon Kenedy mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik masyarakat maupun instansi terkait, juga owner dan agen pelayaran.

Karena telah hadir dalam peresmian kegiatan pengamanan jembatan bentang panjang kalahien serta bersinergi sebagaimana diharapkan Gubernur Kalteng untuk berkontribusi bagi PAD dalam pengamanan kapal bantu.
Mohon maaf bila dalam pelaksanaan ada yg kurang berkenan,selalu diharapkan saran dan masukannya agar dapat memberikan pelayanan yg terbaik.

Terkhusus disampaikan penghargaan yang tak terhingga kepada Gubernur Kalteng yang telah memberikan ruang usaha bagi masyarakat melalui keberadaan perusahaan daerah Banama tingang makmur.

Serta juga terima kasih kepada Bupati Barsel atas supportnya melalui perusda danum belum, sehingga semua berjalan sebagaimana di harapkan.

“Kepada semuanya baik yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, Insya Allah ini akan jadi amal baik kita semua. Amin,” ucap Hasan 

Dengan di resmikannya pemandu Pengamanan keselamatan  jembatan bentang panjang di DAS Barito masyarakat setempat merasa aman yang ada di bantaran sungai Barito.

Pewarta. : Asjian/ Red .
Sumber   : Perusda Banama Tingang Makmur Provinsi Kalimantan Tengah

Posting Komentar

0 Komentar