Ticker

6/recent/ticker-posts

Sinergitas Pemda,TNI -Polri, Penanganan covid-19, Mendapat Apresiasi dari Gubernur Kalteng.

ekspostborneonews. Online /// Kinerja Forkopimda selama dua  tahun mendampingi  Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mendapat apresiasi kinerja bersama-sama Pemerintah Daerah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Kerja keras Forkopimda Kalteng dalam melaksanakan tugas Pemerintah terlaksana dengan baik ditengah tengah pandemi covid-19 yang belum dinyatakan aman benar,  apresiasi Gubernur Kalteng Ini memberikan semangat kerja pada semua Forkopimda  Kalteng, mampu melaksanakan tupoksinya.


Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran "Saya sangat berterima kasih kepada Forkopimda yang selama ini berjalan seiring dengan Pemerintah Daerah dalam upaya mensukseskan vaksinasi di Kalimantan Tengah”, ucap Gubernur H. Sugianto Sabran dalam diskusi yang dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo pada pertemuan Terbatas antara Pemprov. Kalteng dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (4/1/2022).


Gubernur menilai sinergitas yang terjalin selama ini cukup baik antara Pemerintah, TNI, dan Polri selalu berjalan seiring dengan tujuan yang sama yaitu mensukseskan program dan menjamin upaya kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19. H. Sugianto Sabran menegaskan bahwa vaksinasi saat ini adalah vaksinasi anak usia 6 -11 Tahun.

Diketahui, Pemprov. Kalteng sudah melakukan vaksinasi di Kota Palangka Raya dan beberapa Kabupaten di wilayah barat.

“Vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini capaian masih rendah, karena itu instruksi dari Pemerintah Pusat untuk vaksin usia ini baru nanti, untuk itu kita akan kebut upaya percepatannya”, terang Gubernur.

Dalam rapat terbatas, semua Forkopimda tersebut saling bersinergi untuk mensukseskan program vaksinasi di Kalteng. Komitmen yang sama oleh bupati dan Wali Kota saat mengikuti diskusi, bahwa Pemkab/Pemkot akan bersinergi dengan Forkopimda setempat akan bergerak serentak untuk percepatan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-11 tahun.

Gubernur,  berpesan agar terus menerus menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat dengan pendekatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi gerak, dan menghindari larangan) dan 3T (testing, tracing, treatment) serta mempertimbangkan faktor ventilasi, udara, durasi dan jarak interaksi untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Jangan euforia dengan capaian vaksinasi yang ada, pandemi covid masih berlangsung dan ada di sekitar kita, untuk itu jangan lengah prokes” tutup Sugianto .

Pewarta. : Manghadiboy

Posting Komentar

0 Komentar